Sarapan Donat Setiap Pagi Picu Diabetes Dan Obesitas

Bagi orang ibu-ibu yang terbiasa menyediakan sarapan pagi berupa kue-kue seperti donat, sebaiknya dikurangi sedari mungkin. Ancaman penyakit seperti diabetes dan obesitas sewaktu-waktu dapat menyerang anak-anak.

Memang, tak dipungkiri jika kue-kue seperti donat sangat mudah didapatkan. Namun untuk diketahui, jika donat tidaklah mencukupi kebutuhan nutrisi terutama bagi anak-anak. Disamping itu, donat dan kue-kue manis sejenis lainnya tidak bisa menahan rasa lapar setidaknya sampai waktu makan siang.

Kandungan dalam kue seperti donat di dominasi oleh gula dan karbohidrat karena memang terbuat dari bahan seperti gula, margarin dan tepung terigu. Karena makanan ini bersifat manis, jika dimakan pada waktu sarapan efek utamanya akan terasa cepat lelah, mudah lapar dan mengantuk. Tentu hal ini tidak kita inginkan sebagai orang tua. Bagaimana sang buah hati bisa belajar dengan baik saat di sekolah, jika perut lapar dan dalam kondis mengantuk.

Sarapan Donat Setiap Pagi Picu Diabetes Dan Obesitas

Pentingnya menyiapkan sarapan terutama bagi sang buah hati bukan saja memenuhi pola makan yang baik. Lebih dari itu, sebagai orang tua hendaknya lebih memerhatikan lagi nutrisi apa saja yang terkandung dalam menu sarapan pagi. Selama ini, orang tua terutama ibu-ibu menyediakan sarapan asal anak-anak kenyang itu sudah lebih dari cukup. Tidak berfikir manfaat dan akibat yang ditimbulkannya dalam waktu panjang. Padahal lebih dari itu. Terutama anak-anak, sangat membutuhkan sarapan yang didalamnya mencukupi gizi, vitamin dan nutrisi untuk perkembangannya.

Untuk itu bagi ibu-ibu, sedari dini hilangkan kebiasaan menyediakan sarapan yang bersifat praktis seperti donat dan makanan manis lainnya jika tidak ingin orang-orang kita cintai terancam terkena diabetes dan obesitas. Ubah kebiasaan pola hidup praktis. Sediakan makanan untuk sarapan yang lebih kaya gizi, vitamin dan serat demi kesehatan orang-orang yang kita sayangi.

Sarapan Donat Setiap Pagi Picu Diabetes Dan Obesitas,

Rating : 4.33 / 5 dari 3 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:
author

Author: 

Aktif dan masih menjadi tenaga pengajar di salah satu sekolah menengah umum. Menulis untuk kategori berita Kesehatan, Pendidikan, Berita Nasional dan info Lowongan Kerja.

Copyright by: