Coding Masuk Dalam Kurikulum SMK Tahun Depan

Menteri Komunikasi dan Informatika meminta kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar coding segera dimasukkan dalam agenda kurikulum tahun depan. Hal itu menanggapi tingginya minat pelajar SMK dalam mempelajari pemrograman atau disebut dengan coding.

Rencana positif ini disambut baik oleh para siswa SMK di Kota Bekasi. Karena selama ini siswa hanya belajar software programing dan coding secara otodidak.

“Agenda yang sangat bagus jika memang benar akan masuk kurikulum tahun depan,” ujar Muhamad Boan, Kepala SMKN 7 Bekasi.

Muhamad menambahkan jika coding masuk dalam kurikulum, tentu akan meningkatkan kreativitas siswa SMK dalam dunia teknologi. Cukup disayangkan jika kreativitas tersebut tak didukung dengan fasilitas yang baik.

Coding Masuk Dalam Kurikulum SMK Tahun Depan

Coding Masuk Dalam Kurikulum SMK Tahun Depan. (ilustrasi: pixabay)

“Saya sangat mendukung jika coding masuk dalam kurikulum SMK. Banyak siswa yang memiliki kreativitas tinggi dalam hal teknologi. Dengan coding yang masuk dalam kurikulum tentu akan mengarahkan siswa SMK,” jelasnya.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Industri SMK Bina Mandiri Bekasi, Rohman Brahmanto, coding diharapkan dapat mengimbangi perkembangan dunia teknologi yang berkembang pesat saat ini.

“Kami telah memberikan pelatihan dasar coding terutama di SMK Bina Mandiri. Meskipun hanya ilmu dasar namun mereka telah mampu membuat sebuah web dan dapat mengoperasikan jaringan komputer. Hal itu menjadi modal besar bagi mereka untuk terus berkarya,” tegas Rohman.

Informasi yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Djunaidi, bahwa ia beserta jajarannya akan mengupayakan agar coding dapat masuk dalam kurikulum SMK. “Kita hanya tinggal menunggu apakah coding dapat dimasukkan dalam kurikulum SMK atau tidak tergantung kementerian pendidikan,” paparnya.

Sementara itu, pemerintah terlihat serius dalam menggarap program kurikulum ini. Melalui Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, bahwa rencana tersebut telah dibicarakan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan. Program tersebut merupakan program jangka panjang yang bekerjasama dengan kementerian lainnya.

“Sudah saya bicarakan dengan Pak Anies, ini program jangka panjang. Pak Anies bilang mungkin sekitar 2016-2017 coding akan masuk dalam kurikulum, tapi Cuma SMK saja,” ungkapnya saat ditemui di Tech Asia Jakarta 2015 di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (12/11/2015) kemarin.

Coding Masuk Dalam Kurikulum SMK Tahun Depan,

Rating : 4.58 / 5 dari 12 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:
author

Author: 

Pria tulen yang gemar dengan dunia Teknologi, Gadget, Handphone, Hardware, Software dan Aplikasi.

Copyright by: