Daftar Orang TerKaya diDunia Berdasarkan Kelompok Usia

Wealth-X adalah sebuah perusahaan yang meneliti dan mengumpulkan database orang terkaya didunia dari berbagai bidang yang ada. Wealth-X merilis daftar nama orang terkaya dibidang teknologi dan bisnis dengan berbagai jenjang usia. Seperti di lansir dari laman businessinsider.co.id.

Kaya di usia 20-an

Evan Thomas Spiegel CEO Snapchat

Evan Thomas Spiegel CEO Snapchat. (en.r8lst.com)

Evan Thomas Spiegel CEO Snapchat adalah orang termuda dan terkaya direntang usia 20 tahunan.  Di usianya yang ke 25 tahun, Evan memiliki kekayaan bersih sekitar $2 Miliar. Saat masih duduk dibangku kuliah Standfor, Evan bersama sahabatnya Bobby Murphy dan Reggie Brown membangun aplikasi Snapchat di tahun 2011, di mana setiap pengguna dapat berbagi Foto, Video, Text bahkan lukisan dengan sesama anggota Snapchat.

Kaya di usia 30-an

Siapa yang tidak mengenal Mark Zuckerberg, pendiri sekaligus CEO Jejaring sosial Facebook ini adalah salah satu orang terkaya di dunia di usia yang sangat mudah, 31 tahun. Kekayaan bersih yang berhasil dia kumpulkan sekitar $ 47,2 Miliar. Facebook terus berkembang, bahkan pada bulan September lalu mengalami kenaikan pengguna sebesar 17% dibandingkan tahun sebelumnya.

Mark Zuckerberg CEO Facebook

Mark Zuckerberg CEO Facebook. (gyanlab.com)

Facebook sendiri adalah Jejaring media sosial yang menghubungkan setiap penggunanya untuk dapat berkomunikasi satu sama lain di mana pun mereka berada di mana sebelumnya Facebook hanya diperuntukkan bagi mahasiswa Harvard, kini seluruh dunia dapat menggunakannya. Facebook sendiri didirikan pada 4 Februari 2014. Facebook dibangun Mark Zuckerberg bersama sahabatnya Eduardo Saverin, Andrew McCollum, Dustin Moskovitz dan Chris Hughes.

Dikabarkan pada tahun 2015 ini, CEO Facebook ini rela mengeluarkan uang $22 Juta untuk membeli sebuah hunian mewah di New York City West Village, dan pada tahun 2014 ia membeli 750 hektar tanah di sekitar pantai utara Kauai dengan harga $ 100 juta.

Selain dari memenuhi kebutuhannya sendiri, Mark dan istrinya Priscilla Chan telah berkomitmen melalui The Giving Pledge untuk menyumbangkan sebagian dari penghasilannya untuk kegiatan amal dan sosial. Pasangan ini menyumbang $25 juta untuk memerangi penyakit Ebola tahun lalu dan memberikan saham Facebook senilai $ 100 Juta untuk membantu memperbaiki sistem sekolah yang ada di New Jersey.

Kaya di Usia 40-an

Larry Page CEO Google

Larry Page CEO Google. (huffingtonpost.com)

Larry Page, pastinya tidak asing lagi bagi pengguna internet, salah satu pendiri mesin pencari internet Google. Page menjadi milliander ketika Google go Public pada tahun 2004 lalu degan nilai sekitar $ 23 Miliar, dan di tahun 2015 ini perusahaan ini telah bernilai labih dari $ 500 Miliar. Sejak 4 April 2011, ia menjabat sebagai CEO Google Inc. menggantikan Eric Schmidt.

Di usianya yang ke 42 tahun, Larry Page memiliki kekayaan bersih sekitar $ 41,7 Miliar. Page membangun perusahaan besar ini bersama Sergey Brin. Suami dari Lucinda Southworth ini lahir pada 26 Maret 1973 di Lansing, Michigan.

Kaya di Usia 50-an

Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos menjadi orang ketiga terkaya di AS di bulan Oktober dan saat ini Jeff memiliki kekayaan bersih sekitar $ 60 Miliar. Pada kuartal kedua Amazon telah berhasil memiliki keuntungan $ 92 Juta dan $ 79 Juta di kuartal ketiga tahun ini.

Jeff Bezos CEO Amazon

Jeff Bezos CEO Amazon. (ceoworld.biz)

Seperti di lansir dari halaman wikipedia, Pada bulan Juli 1994 Jeff membangun sebuah perusahaan bernama Cadabra dan pada tahun 1995 berubah menjadi Amazon dengan ditandai pelepasan website amazon.com ini berkedudukan di Seattle, Washington, A.S yang bergerak di bidang internet, Jual Beli, dan Cloud Computing melalui Amazon Web Service. Awalnya perusahaan ini hanya sebagai toko buku, lalu menjual DVD, CD, MP3, Perangkat Lunak, Permainan, Barang Elektonik, perlengkapan furnitur, makanan, mainan dan perhiasan.

Kaya di Usia 60-an

Saat membuka laptop, Anda akan langsung melihat karyanya. Ini dia Pendiri Microsoft Bill Gates yang saat ini memiliki kekayaan bersih $87,3 Miliar. Bill mendirikan perusahaan ini bersama sahabat kecilnya Paul Allen pada tahun 1975 setelah putus sekolah dari Harvad.

Bill Gates CEO Microsoft

Bill Gates CEO Microsoft. (simplyknowledge.com)

Microsoft Corporation yang didirikan pada 4 April 1975 ini berada di Microsoft Redmond Campus, Redmond, Washington, A.S dengan daerah layanan seluruh dunia. Saat ini CEO Microsoft aalah Satya Nadella. Microsoft adalah sebuah perusahaan pembuat perangkat lunak berupa Sistem Operasi dan Pengolahan Data. Perusahaan ini pun memperkerjakan karyawan lebih dari 100.000 orang yang tersebar di seluruh dunia.

Bill dan Melinda Gates Foundation, menyumbangkan $ 34,5 Miliar guna membantu menghilangkan HIV, malaria dan penyakit menular lainnya. Selain itu, mereka juga membantu pembangunan disektor pertanian, perpustakaan global, masyarakat miskin dan dunia pendidikan.

Melalui The Giving Pledge, Bil Gates dan CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett berjani dan bersepakat untuk memberikan setengah dari penghasilannya untuk amal ketika mereka sudah meninggal dunia nanti.

Kaya di Usia 70-an

Seorang berkebangsaan Spanyol ini lahir pada 28 Maret 1936 adalah orang kedua terkaya didunia di tahun 2013, Amancio Ortega pemilik dan pendiri perusahaan mode Inditex. CEO Indtex ini memiliki kekayaan bersih sekitar $ 73,2 Miliar. Pengusaha yang terkenal akan sopan santunya ini memiliki beberapa aset yang luar biasa, di antaranya Torre Picasso, Gedung Tertinggi di Spanyol, The Epic Residences dan Hotel di Muami. Selain itu juga Ortega memiliki jet pribadi senilai $ 45 Juta.

Amancio Ortega CEO Inditex

Amancio Ortega CEO Inditex. (widoobiz.com)

Perusahaan yang terus bertumbuh memberikan keuntungan yang luar biasa bagi CEO ini, di bulan September ini, ia memiliki hampir 100 toko baru yang dapat memberikan omset sekitar $ 100 Miliar. Perusahaan ini memiliki hampir 6.800 toko diseluruh dunia. Inditex memiliki beberapa flagship store, di antaranya adalah Zara, Massimo Dutti , Pull and Bear , Oysho, Uterqüe, Stradivarius dan Bershka. Zara merupakan merek terbesar di perusahaan ini.

Pada tahun 1986, mendirikan Paideia Galiza Foundation yang menyumbang untuk penderita cacat mental dan fisik. Pada tahun 2001, Ortego mendirikan Amancio Ortego Foundation yang bertujuan untuk membantu dibidang pendidikan dan sosial. Dan masih banyak lagi kegiatan berbagi yang dilakukannya.

Kaya di Usia 80-an

CEO dan Chairman dari Berkshire Hathaway, Warren Edward Buffett adalah seorang pengusaha dan investor Amerika Serikat, dan pernah didaulat sebagai orang terkaya kedua menrut forbes di tahun 2010. Buffett kini telah mengumpulkan kekayaan berish $ 62,4 Miliar dan akan terus bertambah.

Jiwa pengusahanya sudah terlihat saat ia membeli saham untuk pertama kal di usianya yang baru 11 tahun. Buffett mendapat julukan sebagai “Oracle dari Omaha”, ia memiliki kekayaan yang luar biasa dari kepintarannya dalam berinvestasi melalui perusahaannya Berkshire Hathaway dimana 38% saham dipegang oleh dirinya.

Warren Edward Buffett CEO and Chairman Berkshire Hathaway

Warren Edward Buffett CEO and Chairman Berkshire Hathaway. (www.greatthoughtstreasury.com)

Pria kelahiran 30 Agustus 1930 ini memiliki kemampuan dalam memberikan nilai tambah terlihat saat di usianya yang baru 11 tahun sudah mampu membeli saham. Saat Buffet dibangk SMA masih berusia 14 tahun, pria ini paruh waktu sambil bekerja dan akhirnya dia membeli 40 hektar tanah seharga $ 1.200 dari hasil kerjanya yang dikumpulkan.

Buffet juga aktif memberikan bantuan amal melalui The Giving Pledge, dan akan memberikan 50% dari kekayaannya. Dalam dua tahun terakhir ini Buffet telah memberikan setidaknya $ 3 Miliar dan $ 2,1 Miliar dalam hidupnya.

Kaya di Usia 90-an

Liliane Bettencourt CEO L'Oreal

Liliane Bettencourt CEO L’Oreal. (www.telegraph.co.uk)

Liliane Bettencourt adalah pewaris bisnis L’Oreal, produk kecantikan dunia perusahaan ini diwariskan oleh orang tuanya pada tahun 1957. Liliane merupakan pemegang saham utama dari perusahaan L’Oreal sebesar 27,5% dan 26.4% oleh Nestle dan sisanya dijual ke publik.

Online Colleges, Best Online Trading, Online Forex Trading, Fx Trading, Online Trading Platforms

Liliane yang lahir 21 Oktober 1922 memiliki kekayaan bersih yang diperkirakan senilai $ 31,4 Miliar dan ia menjadi salah satu orang terkaya di Perancis dan dunia menurut Forbes. Wanita ini mendirikan Bettencourt Schueller Foundation untuk kegiatan amal.

Online Colleges, Best Online Trading, Online Forex Trading, Fx Trading, Online Trading Platforms

Best Online Colleges

The three factors that should go into the decision making process of choosing an online college are; the quality of the education, the reputation of the school and the cost and suitability of the program. Online colleges come in three variations. The most plentiful are those online colleges that exist only in cyberspace with all learning and course materials conducted purely on the internet. The school does not have a bricks and mortar location available and all questions, coursework and interaction is conducted exclusively online. Some popular examples of some of the larger 'online only' colleges are Capella University, American Public University, Westwood College and Walden University, which was recently rated by US News as a top choice in online education.

For many people attending a traditional four year brick and mortar college is neither practical nor possible for a variety of reasons. In previous times this meant resigning oneself to accepting only a high school education, to being stuck in a dead end career and perhaps never pursuing the college education that one truly desires. Fortunately, times have changed. These days anyone can obtain a college degree in a wide range of subjects and make their dreams come true. But with so many options and so much variation and quality in online education, it can be a daunting task to decide not only what degree to pursue but what online college to enroll in. This article should help as we ask the question and try to come up with an answer of just what are the best online colleges?

Online only colleges can offer some of the most cost effective degrees but they also fall short comparatively when it comes to reputation as well as quality of instruction. Sometimes, depending on the degree being pursued, it can be quite valuable to have at least some in person instruction or classroom interaction with a trained educator. This is particularly true in those disciplines where some of the learning is necessarily experiential or hands on like nursing or social work and not purely academic or theoretical like mathematics.

The second variation in online colleges are those that are primarily online but offer at least a partial brick and mortar experience that is either optional or required for part of the degree program. These tend to be slightly more expensive than the online only colleges but they also generally offer a better known and more respected degree. Some examples of online colleges that offer an optional in-person component include The University of Phoenix, Kaplan University, DeVry University and American Intercontinental University (AIU), which has campuses worldwide in addition to those in the US.

The ability to add classroom instruction and to interact with professional educators makes this a more fulfilling experience than simply completing all your coursework over the internet with no in-person interaction. In fact some believe that certain areas of study necessitate in person instruction in order to fulfill the requirements of the degree. While slightly more expensive than the online only colleges, a good argument can be made that it is worth the extra cost.

The last variation of online colleges are those that are adjunct or part of an established, sometimes even famous and world renown brick and mortar university or college. Some people are surprised to hear that such famous institutions such as Syracuse University, Golden Gate University, Boston University, and even MIT and Stanford offer online degree programs in various disciplines. Some of these online degree programs are very highly rated and the beautiful thing about obtaining one of these degrees is that once you receive your diploma nobody except you needs to know you pursued your degree online. The full reputation of these prestigious schools can then go to work for you to obtain a great career advancing job and to appear as a linchpin of your resume for years to come.

Many of these top notch schools require some of your education to be done on-site, but again this depends on the specific course of study you are pursuing and information needs to be gotten on a case by case basis. The one downside to pursuing your education at a famous name online college is the cost. These schools are very aware that their names hold tremendous value in the marketplace and thus charge substantially more than similar degrees from lesser known online schools. However, depending on the degree program, the cost of an online degree can still be much lower than attending the school full time, especially when savings of room and board as well as loss of income if not working are figured into the equation.

With the plethora of options available today there is really no excuse to not obtain your college degree. Research shows that college graduates earn more money and lead more satisfying careers than those without a higher education. With options ranging from low cost online only to higher cost famous name online universities, the only limit is your own drive, determination and dreams. For much more great information on online colleges and specific degree programs as well as links to some of the leading schools please visit here.

Accredited online degrees, accredited online universities, online university degrees.

Daftar Orang TerKaya diDunia Berdasarkan Kelompok Usia,

Rating : 4.50 / 5 dari 12 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:
author

Author: 

Pria yang gemar di dunia merketing ini merupakan salah satu karyawan di Perusahaan Asuransi terkemuka di Indonesia. Menulis berita untuk kategori Kesehatan, Ekonomi, Berita Nasional dan Berita Mancanegara.

Copyright by: