Menhan Hadiri Live Demo JAM, Teknologi Antisadap

BANDUNG – Sebuah perusahaan IT yang berlokasi dibandung, PT Hariff Daya Tunggal Engineering  (PT HDTE) berkerja sama dengan Kementerian Pertahanan Indonesia menciptakan dan mengembangkan sebuah teknologi Komunikasi anti sadap yang dikenal dengan nama Jaringan Aman Mandiri (JAM).

Budi Permana selaku Presiden Direktur PT Hariff Daya Tunggal Engineering yang menerima kunjungan Menteri Pertahanan Indonesia Ryamizard Ryacudu untuk melihat secara langsung Live Demo teknologi JAM di pabrik PT HDTE di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 450 Kota Bandung, pada hari Senin (7/12) lalu mengatakan JAM adalah jaringan berbasis protocol dan enkripsi khusus yang dapat mengamankan Hardware dan Software.

“JAM adalah Sebuah jaringan dengan basis protocol dan enkripsi yang cukup dinamis dengan sebuah pengamanan perangkat komunikasi dan aplikasi yang ada. Jaringan ini dapat digunakan untuk mengamankan informasi berupa audio, video dan data penting. Jadi telpon genggam aman untuk digunakan tanpa khawatir disadap” Ujarnya.

Menhan Melihat Langsung live Demo JAM (Bandungekspres)

Menhan Melihat Langsung live Demo JAM, Teknologi Antisadap Karya Anak Bangsa (Bandungekspres)

Melalui JAM, Budi berharap, dapat terwujud sebuah sistem keamanan informasi yang dapat digunakan untuk pengamanan informasi rahasia negara. Dan ini akan memiliki dampak positif terhadap pengaruh politik, ekonomi, social, dan keamanan.

Selanjutnya Budi pun akan menyediakan semua perangkat yang meliputi Hardware dan Software sampai jalur broadband yang akan dikembangkan oleh perusahaannya sendiri. Semua ini demi keamanan yang diharapkan.

“Sudah saatnya Indonesia menggunakan karya-karya terbaik anak negeri. Indonesia jangan jadi ‘rumah kaca’ dimana semua lalulintas informasinya dibaca oleh orang lain” ungkapnya, seperti di kutip dari jpnn.com.

Perusahaan yang sudah ada sejak 1982 ini pun telah berjanji tidak akan menjual hak ciptanya kepada pihak asing. Perusahaan yang memiliki 350 orang pegawai ini telah memproduksi alat antisadap untuk kepentingan dalam negeri, seperti jalur komunikasi TNI, Komunikasi antar lembaga negara dari pusat hingga ke daerah, mengamankan data-data penting pemilu dan jalur Komunikasi Public Protection Disaster Relief (PPDR).

“Teknologi JAM ini hanya diperuntukkan untuk kebutuhan dalam negeri. Tidak untuk negara lain” tegas Budi.

Menhan Hadiri Live Demo JAM, Teknologi Antisadap,

Rating : 4.54 / 5 dari 13 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:
author

Author: 

Pria tulen yang gemar dengan dunia Teknologi, Gadget, Handphone, Hardware, Software dan Aplikasi.

Copyright by: