Warga Desa Gaung Telang, Gelumbang Keluhkan Biaya Nikah yang Mahal

MUARA ENIM – Warga Desa Gaung Telang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim mengeluh lantaran biaya nikah mahal. Biaya nikah di P3N desa setempat pada kisaran Rp1,1 juta sampai Rp1,3 juta. Padahal berdasarkan ketentuan biaya nikah hanya Rp600 ribu.

Elman, warga setempat mengatakan, lantaran biaya nikah di desanya terlalu tinggi maka dia nikah di Kantor KUA Kecamatan Gelumbang. “Biaya nikah di desa kami mahal jadi kami pergi ke kantor KUA Gelumbang karena gratis biaya nikahnya. Lagi pula kami bukan nikah bujang gadis. Aku duda, isteri aku janda jadi tidak perlu ada acaralah yang penting nikahnya,” ujar Elman.

Pernikahan di KUA

Pernikahan di KUA. (ilustrasi)

Kepala Desa Gaung Telang, Herni Johan membenarkan kalau warganya sering mengeluh lantaran biaya pernikahan yang diminta ketip atau P3N terlalu tinggi.

“Sudah aku tegur P3N agar biaya nikah jangan terlalu mahal, tapi dak digubrisnya,” kata Herni.

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gelumbang H Solihan M.PdI menjelaskan biaya nikah yang dilaksanakan
di rumah mempelai dengan mengundang penghulu atau yang ditunjuk penghulu biaya nikah Rp600 ribu dan dananya disetor ke bank

“Di luar itu tidak boleh, terkecuali bagi yang mampu dan ikhlas boleh saja memberi tambahan dana kepada para saksi dan pembaca khotbah nikah. Biaya nikah di rumah mempelai Rp600 ribu, dan jika nikah di kantor KUA gratis,” pungkasnya (amr)

Warga Desa Gaung Telang, Gelumbang Keluhkan Biaya Nikah yang Mahal,

Rating : 4.46 / 5 dari 13 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:
author

Author: 

Rutinitas kerja di salah satu Bank terkemuka, tidak menyurutkannya untuk tetap menyalurkan hobi jurnalistik di kategori berita Ekonomi, Bisnis, Nasional dan Mancanegara.

Copyright by: