Kepala KUA Muara Enim: Harga Karet Turun, Minat Untuk Menikah Menurun

MUARA ENIM- Harga karet yang masih rendah di pasaran memengaruhi tingkat pendapatan warga kota Muara Enim. Hal ini berimbas juga dengan menurunnya angka pernikahan di kota Muara Enim.

“Peristiwa pernikahan menurun diduga disebabkan karena pendapatan dari sektor karet menurun,” ujar Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Muara Enim Welly Nurhapi melalui Penghulu Marsal, Kamis (25/2)

Berdasarkan data KUA kota Muara Enim, dari Januari hingga Februari 2016 hanya tercatat sekitar 30 lebih peristiwa pernikahan saja.

Harga Karet di Muara Enim Turun

Harga Karet di Muara Enim Turun. (ilustrasi:facebook)

“Biasanya dalam sebulan bisa 60 lebih peristiwa pernikahan. Tapi sekarang cuma separuhnya saja,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan melemahnya harga karet, menyebabkan ekonomi menjadi lesu diiringi melemahnya nilai tukar rupiah dan meroketnya harga bahan pokok.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat sebagai orang tua yang hendak menikahkan anaknya supaya lebih memperhatikan batasan umur minimal calon suami-isteri agar tidak terjadi pernikahan di bawah umur.

Lanjut Marsal, sebagai upaya memberikan pemahaman dan pembinaan kepada pasangan calon pengantin (catin), sampai saat ini

Kantor Urusan Agama dan BP4 terus menerus menggelar Bimbingan khusus dan Pembinaan bagi catin yang dijadwalkan setiap hari Senin setiap Minggunya pada tahun 2016 ini.(Amr)

Kepala KUA Muara Enim: Harga Karet Turun, Minat Untuk Menikah Menurun,

Rating : 4.46 / 5 dari 13 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:
author

Author: 

Pria yang gemar di dunia merketing ini merupakan salah satu karyawan di Perusahaan Asuransi terkemuka di Indonesia. Menulis berita untuk kategori Kesehatan, Ekonomi, Berita Nasional dan Berita Mancanegara.

Copyright by: