Wapres: Butuh Waktu Lebih, Kita Terus Berupaya Untuk Bebaskan 10 WNI Yang Ditahanan Milisi Abu Sayyaf

JAKARTA – Pemerintah saat ini sedang berupaya untuk melakukan pembebasan atas 10 WNI yang ditawan di Filipina oleh kelompok milisi Abu Sayyaf.

Wakil Presiden Jusuf Kalla atau lebih dikenal JK mengungkapkan, upaya pembebasan ini membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan harus melalui tahapan proses yang ada.

“proses pembebasan 10 WNI membutuhkan waktu yang tidak sedikit, karena ada beberapa langkah yang akan diambil,” tutur JK, seperti dilansir dari beritasatu.com, Selasa (12/4/2016)

Sebelumnya, Wapres JK membentuk tim pembebasan yang melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Polisi Militer, Kementerian Luar Negeri dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Wapres Jusuf Kalla

Wapres Jusuf Kalla.

Selanjutnya, Menlu Retno Marsudi menyampaikan bahwa kondisi 10 WNI yang ditahan milisi Abu Sayyaf dalam kondisi baik. Meski sebelumnya, pihak milisi meminta tebusan 50juta Peso atau sekitar Rp 15 Miliar dengan waktu pembayaran paling lambat 8 April 2016.

Namun, Retno sendiri menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia terus berkomunikasi dengan otoritas Filipina untuk pembebasan 10 WNI.

Tags:
author

Author: 

Pria yang gemar di dunia merketing ini merupakan salah satu karyawan di Perusahaan Asuransi terkemuka di Indonesia. Menulis berita untuk kategori Kesehatan, Ekonomi, Berita Nasional dan Berita Mancanegara.

Copyright by: