Kembalikan Jamkesmas Kami!!!, Dul Patah: Kami Sudah Tanya, Tapi Belum Ada Tanggapan

Kartu Jamkesmas

Kartu Jamkesmas

MUARA ENIM – Sejumlah masyarakat miskin yang bermukim di Kemaroyan, Kota Muara Enim mempertanyakan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas). Soalnya sejak penanganan Jamkesmas diambil alih BPJS, mereka tidak lagi mendapatkan kartu Jamkesmas tersebut.
Sehingga mereka mengalami kesulitan untuk berobat di rumah sakit maupun Puskesmas.

“Dulu kami mendapatkan kartu Jamkesmas, tetapi entah apa sebabnya sekarang ini kami tidak lagi mendapatkan kartu Jamkesmas. Padahal kartu Jamkesmas sangat kami butuhkan guna memudahkan kami untuk berobat,” jelas seorang masyarakat miskin bernama Dul Patah.

Dul Patah yang mengaku kesehariannya sebagai pemulung barang bekas ini mengaku, cukup banyak masyarakat miskin yang bermukim di Kemayoran tidak lagi mendapatkan kartu Jamkesmas.

”Permasalahan ini sudah kami tanyakan kepada kelurahan bahkan kepada Dinas Sosial, namun sampai sekarang kami belum juga mendapatkan jawaban yang pasti. Makanya kami mengadukan permasalahan ini kepada bapak bapak wartawan agar jeritan hati kami bisa diangkat kepermukaan supaya didengarkan para pemimpin di Pemkab Muara Enim,” tegas Dul Patah, Senin (2/5).

Lanjutnya, dia bersama teman- temannya sudah capek menyampaikan permasalahan tersebut kepada pihak kelurahan maupun kepada Dinas Sosial, tetapi tidak mendapatkan tanggapan yang memuaskan.

“Yang kami harapkan agar kami bisa mendapatkan kembali kartu Jamkesmas tersebut sehingga kami mudah untuk berobat. Karena selama ini kartu tersebut kami terima, kenapa sekarang tiba tiba dicabut, padahal kami masyarakat miskin yang berhak juga mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Muara Enim, dr Yan Riadi mengatakan, pembagian kartu Jamkesmas tersebut saat ini telah diambil alih BPJS Kesehatan. Namun sayangnya, dalam pembagian kartu BPJS masyarakat miskin tersebut, pihak BPJS tidak lagi berkordinasi dengan Pemkab Muara Enim maupun Dinas kesehatan.

“Data pembagian kartu BPJS yang dilakukan BPJS merupakan data tahun 2010/2011 lalu yang dulu masyarakat miskin tersebut mendapatkan kartu Jamkesmas.Pihak BPJS dalam melakukan pendataan dan pembagian kartu BPJS tersebut menggunakan jasa pihak ketigas,” jelas Yan.

Seharusnya, lanjut Yan Riadi, bagi masyarakat miskin yang selama ini mendapatkan kartu Jamkesmas secara otomatis mereka mendapatkan kartu BPJS. Namun anehnya kenapa mereka yang selama ini mendapatkan kartu Jamkesmas, tiba tiba sekarang ini tidak lagi mendapatkan kartu BPJS.

Menurut Yan Riadi, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, sebaiknya masyarakat itu menyampaikannya kepada pihak BPJS. Karena saat ini semuanya telah ditangani BPJS. Tetapi jika masyarakat tersebut ingin berobat, bisa memanfaatkan brobat gratis program Pemerintah Daerah dengan membawa persaratan keterangan surat tak mampu dari Kades atau lurah, Kartu Keluarga dan KTP.

Kembalikan Jamkesmas Kami!!!, Dul Patah: Kami Sudah Tanya, Tapi Belum Ada Tanggapan,

Rating : 4.58 / 5 dari 12 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:
author

Author: 

Pria yang gemar di dunia merketing ini merupakan salah satu karyawan di Perusahaan Asuransi terkemuka di Indonesia. Menulis berita untuk kategori Kesehatan, Ekonomi, Berita Nasional dan Berita Mancanegara.

Copyright by: