Buntut “Tampang Boyolali”, Bupati Boyolali: Kita Tak Akan Pilih Capres yang Nyinyir

JBerita.com – Buntut pernyataan Prabowo yang menyinggung “Tampang Boyolali” beberapa waktu yang lalu, membuat Bupati Boyolali Seno Samodro mengajak warganya untuk tidak memilih calon presiden yang dianggapnya nyinyir terhadap Boyolali.

Pernyataan Prabowo ia sampaikan saat meresmikan Posko Badan Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno Kabupaten Boyolali, Selasa (30/10) lalu.

Dalam pidatonya, Prabowo sempat mengatakan warga Boyolali tidak pernah masuk ke hotel mewah semacam Ritz Carlton di Jakarta.

Hal itu dikatakan Seno saat dikonfirmasi soal ucapannya ketika berorasi dalam aksi ‘Save Tampang Boyolali’ yang digawangi oleh Forum Boyolali Bermartabat, di di gedung Balai Sidang Mahesa, Boyolali, Minggu (4/11).

“Saya tegaskan, karena ini Forum Boyolali Bermartabat, tidak usah menjelek-jelekkan Prabowo. Kita hanya sepakat tidak akan memilih capres yang nyinyir terhadap Boyolali. Setuju?” kata Seno, disambut teriakan ‘setuju’ ribuan warga Boyolali.

Ia membenarkan pernyataannya dan suasana di aksi demo tersebut. Seno mengaku mengajak warganya untuk tak memilih Prabowo namun tetap bersikap dengan bijak.

“Kita fokus konsolidasi untuk melakukan penghinaan ini menyikapi dengan cara yang arif dan bermartabat, pokoknya tidak milih capres itu,” ujar Seno, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com melalui telepon, Senin (5/11).

Seno yang merupakan kader PDIP serta sukses di Pilkada Boyolali 2015, menyebut aksi ribuan warga itu terjadi bukan karena pengerahan massa dengan garis politik yang sama.

“Itu aksi spontantitas saja,” ucapnya. “[Saat aksi] saya disamperin suruh ngomong, ya jadi gitu [pernyataannya],” ujar dia menambahkan.

Baginya, pernyataan Prabowo itu terbilang tak layak, terlebih sebagai calon presiden. “Enggak pantas capres ngomong begitu. Masa ke hotel bintang lima ditentukan oleh tampang. Mau tampangnya merongos, mau gimana, tetap diterima, siapapun boleh ke hotel bintang lima kalau punya kartu kredit,” tuturnya.

Pemkab Boyolali sendiri diakuinya tidak akan mengambil langkah hukum terhadap Prabowo. Namun, pihaknya akan mengawal pelaporan yang dilakukan oleh warga ke kepolisian.

“Sudah ke ranah hukum, biar berproses. Kita kondisikan, kita back up. [Pernyataan Prabowo] ini sangat menyakitkan,” ucap Seno.

Sebelumnya, Prabowo melontarkan pernyataan yang mengaitkan masalah kesejahteraan warga, tarif hotel berbintang di Jakarta, dan tampang Boyolali.

“Kalian kalau masuk [hotel] mungkin kalian diusir karena tampang kalian tidak tampang orang kaya, tampang kalian, ya, tampang-tampang orang Boyolali,” ujar Prabowo, Selasa (30/10).

Pidato Prabowo Tampang Boyoali

Pidato Prabowo Singgung “Tampang Boyolali” – (Ragil Ajiyanto/detikcom).

 

Online Colleges, Best Online Trading, Online Forex Trading, Fx Trading, Online Trading Platforms

Setelah pernyataan ‘tampang boyolali’ ini dipersoalkan, Prabowo mengaku bingung. Padahal, ia mengaku pernyataan itu cuma gurauan.

Buntut “Tampang Boyolali”, Bupati Boyolali: Kita Tak Akan Pilih Capres yang Nyinyir,

Rating : 4.58 / 5 dari 12 pengunjung

Berikan vote untuk artikel ini!

Tags:
author

Author: 

Pria yang gemar di dunia merketing ini merupakan salah satu karyawan di Perusahaan Asuransi terkemuka di Indonesia. Menulis berita untuk kategori Kesehatan, Ekonomi, Berita Nasional dan Berita Mancanegara.

Copyright by: