Nasional

Pengendara Motor Tewas Dicium Babaranjang

MUARA ENIM – Kecelakaan  di jalur perlintasan kereta api tanpa pintu pengaman kembali terjadi di wilayah Muara Enim. Kecelakaan terjadi di perlintasan rel kereta api di Jl Ade Irma Suryani, Kecamatan Muara Enim, Selasa (24/11) sekitar pukul 08.00 Wib.

Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Mio BG 2070 DK tertabrak oleh kereta api babaranjang jurusan Prabumulih menuju Tanjung Enim. Pengendara motor diketahui bernama Dedi Irawan (21), warga Jl H Pangeran Danal RT 1 RW 6 Kelurahan Muara Enim. Motor korban ditabrak oleh Kereta Api Babaranjang No 3041 dengan masinis atas nama Mili April (36).

Motor Korban Kecelakaan
Motor Korban Kecelakaan

Korban mengalami luka dalam dan sempat dibawa ke RSUD dr HM Rabain. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan meninggal saat di rumah sakit.

Kejadian bermula ketika kereta api babaranjang datang dari arah Prabumulih menuju Tanjung Enim. Dedi yang pagi itu tengah melintas tak menyadari jika saat bersamaan datang dari arah kanannya kereta api babaranjang. Tabrakan pun tak terelakkan. Akibatnya korban sempat terseret lebih kurang enam meter dan terpental keluar jalur rel. Korban mengalami luka dalam, sedangkan motor korban ringsek pada bagian depan sebelah kanan.

Kasatlantas Polres Muara Enim AKP M Yakin melalui Kanit Laka Iptu Gultom mengatakan, kecelakaan terjadi di perlintasan tak berpalang pintu. Diduga korban tidak menyadari kedatangan kereta api.

“Kita sudah melakukan upaya tindakan, dengan membawa korban ke RSUD Muara Enim, dan korban meninggal saat di rumah sakit,”ujar Iptu Gultom.

Pihaknya mengimbau kepada pengendara untuk berhenti dulu, lihat kiri dan kanan sebelum melintas, di perlintasan rel kereta api baik yang berpalang pintu maupun tidak berpalang pintu. Untuk sementara ini, motor korban sudah diamankan di Satlantas Muara Enim. (Amr)

Topik
Tampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
error: Content is protected !!
Close