Lifestyle

Meme “Maafin Aku Yang Dulu” Kini Menjadi Tren Di Kalangan Netizen

Meme "Dear Mantan maafin aku yang dulu"
Meme “Dear Mantan maafin aku yang dulu”

JBerita.com – Selalu saja ada hal yang baru di kehidupan kita. Hal yang tadinya baru kemudian menjadi usang, terus demikian tak pernah berhenti. Kali ini, di dunia maya terjadi fenomena baru. Meme atau yang berarti gambar ilustrasi kreatif dari “dear mantan” sedang populer. Entah siapa yang memulai semuanya, Meme tersebut sontak menjadi perhatian banyak Netizen. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya Netizen yang memposting gambar dengan kalimat yang ada di meme tersebut.

Meme “dear mantan” sendiri juga sering ditafsirkan sebagai “ maafin aku yang dulu”. Terlihat gambar dua rupa, yang satu tampak tempo dulu dan yang satu tampak saat ini. Perbandingan waktu yang dulu dengan yang sekarang kemudian dipelesetin menjadi permintaan maaf, seolah-olah hal yang dulu pernah terjadi adalah sebuah kesalahan.

Tentu meme itu bukan berarti perasaan tidak bersukur atas perubahan yang ada atau perasaan menyesal buruknya hal yang dulu pernah terjadi akan tetap lebih cenderung ke menunjukkan pada orang lain bahwa seseorang telah mengalami perubahan.

Meme "Dear Mantan maafin aku yang dulu"
Meme “Dear Mantan maafin aku yang dulu”

Maksud dari meme “ maafin aku yang dulu” juga mengarah ke seseorang yang sudah putus dengan kekasih kemudian menjadi lebih baik. Memang tak bisa dipungkiri perkembangan sesuatu di masyarakat kadang tak bisa ditelaah dengan akal. Hal baru muncul dan kemudian menjadi tren. Kita bisa saksikan di belahan manapun orang menggunakan atau melakukan hal hal yang sama.

Meme Dear Mantan maafin aku yang dulu 4
Meme “Dear Mantan maafin aku yang dulu”
Meme Dear Mantan maafin aku yang dulu
Meme “Dear Mantan maafin aku yang dulu”

Namun ada juga hal-hal yang memang didapat dari media seperti televisi seperti pengucapan “sesuatu” yang dipopulerkan oleh artis cantik Syahrini. Maraknya tayangan yang menggunakan istilah itu kemudian merebak dimasyarakat menjadi sebuah tren. Namun, tak ada sebuah tren yang kekal karena akan selalu ada yang baru.

Tren apapun tentu saja sah-sah saja sejauh masih dalam zona yang wajar. Tak ada boleh terjadi sebuah tren yang diskriminatif, menyudutkan satu organisasi atau kepentingan tertentu. Bila hanya sebatas Fun atau untuk kesenangan, tentu apapun itu patut kita biarkan termasuk Meme “maafkan aku yang dulu”.

Topik
Tampilkan lebih banyak

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
error: Content is protected !!
Close