Ekonomi Bisnis

Harga Getah Karet Naik Rp 1.000, Petani Belum Puas

MUARA ENIM – Saat ini ada kenaikan harga getah karet di Muara Enim. Dari yang sebelumnya Rp 8.000 kini, harga getah karet kering dua Minggu Rp 9.000.

“Harga getah karet kering dua Minggu ini naik sekitar Rp 1.000 yang sebelumnya dihargai Rp 8.000,” ujar Pahman, salah seorang petani karet di Kecamatan Ujanmas, Senin (25/4).

Sedangkan harga karet di tingkat petani sekarang ini dikisaran Rp 5.000 per kilogram. Harga ini jelas tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok saat ini.

Meski ada kenaikan, namun harga ini juga dirasa belum normal. Menurut dia, harga getah karet dua Minggu Rp 9.000 per kg itu pas-pasan sehingga di kalangan petani masih belum puas.

Oleh karena itu, petani berharap harganya naik sehingga bisa membeli pupuk dan mengganti ongkos tenaga kerja.

Harga Karet sudah mulai membaik
2 Minggu terakhir, Harga getah karet naik Rp 1.000 

Badri (38), warga Desa Kepur, Kecamatan Muara Enim mengatakan, salah satu tantangan dan kendala para petani karet saat ini adalah musim hujan terutama pada malam hari.

Karena jika hujan sudah turun, apalagi sampai pagi, maka dipastikan karetnya tidak bisa disadap. Karena jika dilakukan penyadapan maka mangkok sadapnya akan dipenuhi air yang bercampur dengan getah sadap.

“Beberapa bulan lalu kita kesulitan karena pohon karet getahnya sangat sedikit, kalau sekarang malah tidak bisa menyadap karena hujan,” jelasnya.

Kades Ujanmas Lama, Kecamatan Ujanmas Lama, Muara Enim, Suhardi mengatakan, jika sekarang ini masih dalam masa sulit bagi petani karet.

“Harga di tingkat petani belum naik signifikan, bahkan sebelumnya pernah anjlok Rp 4.000 per kilogram, dan sekarang di kisaran Rp 5.000-an per kilogram,” ujarnya.

Topik
Tampilkan lebih banyak

Artikel terkait

DISKUSI dan KOMENTAR

Back to top button
error: Content is protected !!
Close